iklan

Narrative Text " Two Frogs" Moral Value, arti dan terjemahannya.

Moral value pada cerita teks Narrative “ Two Frogs” mempunyai pesan moral bahwa sebelum kita megalami pengalaman sendiri sebaiknya jangan mempercayai orang lain. Dan kita jangan mudah menyerah untuk bisa mencapai tujuan kita. Berikut adalah cerita “ Two Frogs” dan terjemahannya.


TWO FROGS


Two frogs had lived in a village all their lives. they thought they would like to go and see the big city that was about ten miles away.

dua ekor katak tinggal di desa sepanjang hidupnya. Mereka berpikir mereka ingin pergi dan melihat kota besar yang berjarak 10 mils.

They talked about it for a long time, and at last they set off to see the city.

Mereka berbicara tentang hal itu sudah lama, dan akhirnya mereka berangkat untuk melihat kota.

It was a hot day, and they soon began to feel tired. They had only gone a little way when one said to the other, "We must be nearly there. Can you see the city?"

Saat itu cuaca panas, dan mereka dengan segera merasa lelah. Mereka telah pergi tidak terlalu jauh ketika salah seorang berkata, “ kami pasti hamper disana. Dapatkah kamu melihat kota ?”

"No," said the other frog; "but if I climb on your back I might be able to see it."

“tidak” kata katak yang satunya; “ akan tetapi jika kamu memanjat punggungmu saya mungkin dapat melhatnya.”

So he climbed up on the back of the other frog to see the city.

Sehingga dia memanjat punggung katak yang satunya untuk melihat kota.

Now when the frog put up his head, his eyes could only see what was behind, and not what was in front. So he saw the village they had just left.

Sekarang ketika katak tersebut sudah berada di kepalany, matanya hanya dapat melihat apa yang dibelakang dan bukan yang ada didepan. Sehingga dia hanya melihat desa yang tertinggal.

"Can you see the city?", asked the frog who was below.

“ dapatkah kamu melihat kota ?” tanya katak yang ada dibawahnya.

"Yes," answered the frog who had climbed up. " I can see it. It looks just like our village."

“ ya” jawab katak yang sedang digendong.” Saya dapat melihatnya. Dan itu Nampak seperti desa kita”

Then the frogs thought that it was not worthwhile going any farther. They went back and told the frogs round the village that they had seen the city, and it was just like theirs.

Kemudian kedua katak tersebut berpikir bahwa itu tidak ada gunanya pergi ke tempat yang jauh. Mereka kembali lagi dan mengatrakan pada katak yang lain bahwa mereka telah melihat kota dan kota itu sama saja dengan desanya.



0 Response to "Narrative Text " Two Frogs" Moral Value, arti dan terjemahannya. "

Post a Comment

iklan